oleh

BPP Tator Kerjasama 2 Negara Untuk Jual Paket Wisata Toraja di Luar

 

RANTEPAOPOS.ID-TANA TORAJA,– Badan Promosi Pariwisata (BPP)  Tana Toraja (Tator) berhasil mendatangkan dua negara  pelaku pariwisata, yakni   Belgia dan  Belanda untuk menjual paket wisata toraja di negaranya masing-masing.

Kedua negara ini bekerja  sebagai  tour operator atau operator agen untuk membantu toraja dalam pemasaran wisata di negaranya.

Hal tersebut dijelaskan Ketua Badan Promosi Pariwisata Tana Toraja Yulius Tandirerung , Jumat 31 Mei  2019, kemarin ,  di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tana Toraja.

Dikatakan,  negara pelaku pariwisata ini sebelum  menyatakan diri siap bekerjasama untuk promosikan  wisata toraja di negaranya lebih dahulu  lakukan survey  di lapangan guna mengenal daya tarik pariwisata toraja baru dikemas dalam satu produk wisata.

Penyambutan kedatangan tim operator agen dari negara Belanda dan Belgia di rumah jabatan bupati Tana Toraja yang disambut hangat oleh Bupati Nico Biringkanae bersama pelaku pariwisata Tana Toraja.

Dalam menetapkan produk wisata ini lanjut Yulius,  saat kedatangannya di Tana Toraja baru-baru ini tujuannya untuk melakukan survey di lapangan terhadap produk wisata apa saja yang  dapat dimasukkan dalam program paket wisata untul layak dijual di negaranya.

“Kedua negara ini menetapkan paket  wisata  toraja yang  layak dijual atau  dipromosikan di negaranya seperti  budaya dan adat istiadat toraja,  keindahan alam toraja, objek wisata lemo, Londa , Burake  dan kuburan bayi  serta rumah-rumah adat,” jelas Yulius

Ditambahkan, dari pengakuan kedua  negara itu meyimpulkan kalau Toraja merupakan destinasi wisata yang tidak ada bandingnya karena memiliki keunikan dan keindahan tersendiri.

“Meski Toraja sudah dikenal dengan wisatanya, namun tetap kita lakukan bentuk-bentuk promosi baik di dalam maupun di luar. Salah satunya kita sudah kerjasama dengan Belgia dan Belanda dalam hal promosi wisata toraja di negaranya. Kita akan terus gencar melakukan bentuk-bentuk kerjasama untuk lebih mengoptimalkan pemasaran promosi guna mendatangkan wisatawan yang lebih banyak ke toraja,” kunci Yulius. (yoel)

Komentar