oleh

Tokoh Masyarakat Ba’lele: Lokasi SMA 2 Toraja Utara adalah Tanah Negara dan Tidak Pernah Dijual

RANTEPAOPOS.ID-TORAJA UTARA,– Usai ibadah Natal bersama yang digelar SMAN 2 Toraja Utara, Selasa (17/12), Ketua Forum Masyarakat Ba’lele dan juga Tokoh Masyarakat Ba’lele, Yonathan Palimbong berikan penguatan kepada siswa/i SMAN 2 Toraja Utara.

Di depan siswa dan guru serta tokoh masyarakat lainnya, Yonathan tegas mengatakan, menyangkut lokasi SMAN 2 Toraja Utara yang saat ini dalam kasus hukum, anak-anak (siswa/i) jangan ragu dan terlalu dipikirkan hal tersebut, sebab  saat ini sudah ditangani pemerintah.

Terkait hal itu, imbuh Yonathan, kami masyarakat Ba’lele tetap berjuang, dan melalui kombongan (musyawarah tertinggi) bahwa tanah bekas Lapangan Gembira ini yang didalammnya salah satunya adalah bangunan sekolah SMAN 2 Toraja Utara sudah  deserahkan untuk kepentingan umum dan dikelolah oleh pemerintah.

Karena sudah diserahkan, jelas Yonathan, maka tanah bekas Lapangan Gembira ini menjadi tanah negara.

“Karena sudah menjadi tanah negara bekas Lapangan Gembira ini,  maka itu tidak boleh dieksekusi, dan itu tidak akan pernah,” tegas Yonathan Palimbong, meyakinkan siswa.

Yonathan menjelaskan, bahawa semuanya tanah di Toraja bersumber dari tongkonan (tanah adat), adat itu diakui oleh negara dan mendapat perlindungan hukum dari negara sebagai masyarakat adat.

Yonathan menceritakan saat dirinya masih sekolah di SD 3 Rantepao tahun 1954, (lokasi sekolah SD 3 Rantepao hanya diantarai jalan raya dengan lokasi bekas Lapangan Gembira,red), katanya, pada tahun itu tidak pernah ada orang yang mengaku bahwa tanah bekas Lapangan Gembira itu adalah tanah miliknya, apalagi orang di luar Toraja (bukan orang Toraja).

Lebih ditegaskan lagi, bahwa tanah bekas Lapangan gembira itu masyarakat Ba’lele tidak pernah menjual sama siapapun.

“Kepada siswa/i SMAN 2 Toraja Utara belajarlah dengan tenang, dan jangan ragu atau gelisah,sebab  tanah ini sudah tanah negara dan tidak akan dieksekusi,” kunci Yonathan, yakinkan para siswa dan guru serta orang tua siswa, dan disambut tepukan tangan meriah dari siswa. (rianus)

Komentar