Ketua Kerukunan Tallulembangna Harapkan Yulius Silvanus Lumbaa Kembali Pimpin PMTI

Torayapos.co.id-Ketua Kerukunan Tallulembangna, Adrial Rumengan, mengapresiasi kinerja Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Mayjen TNI (P) Yulius Silvanus Lumbaa,SE di perioede pertama.

Untuk itu, dirinya berharap agar Yulius Silavanus Lumbaa kembali memimpin PMTI pada periode kepengurusan berikutnya.

Alasan Adrial, kepemimpinan Yulius Selvanus Lumbaa masih sangat dibutuhkan sebab dia adalah figur pemersatu masyarakat Toraja.

Ia menegaskan bahwa selama menjabat, Yulius Selvanus Lumbaa mampu menjadi “payung” yang menyatukan berbagai elemen diaspora Toraja.

“Pak Yulius Selavanus ini masih sangat dibutuhkan. Selama ini belaiu mampu menjadi pemersatu masyarakat Toraja di seluruh Indonesia,” ujarnya melalui sambungan WhatsAppnya Minggu,12 April 2026.

Ia juga mengapresiasi komitmen Ketua Umum PMTI karena tetap aktif mengurus organisasi yang dipimnnya itu meski memiliki tugas dan tanggungjawab yang berat sebagai Gubernur Sulawesi Utara.

“Kami sangat menyayangkan jika kepemimpinan PMTI ini berpindah ke orang lain. Kami tetap solid mendukung pak Yulius Silvanusd untuk melanjutkan di periode berikutnya,” tegas Adrial.

Lebih lanjut, ia menilai berbagai program kerja PMTI di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus Lumbaa telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat, termasuk kegiatan yang saat ini berlangsung di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat disupport oleh beliau.

Sementara Program kegiatan yang telah dilaksanakan di Toraja Utara dan Tana Toraja seperti The Legend of Pongtiku l dan ll, Magical Toraja dinilai mampu mendorong promosi pariwisata Toraja ke tingkat nasional hingga internasional.

Berbagai kegiatan seperti festival budaya, promosi wisata, hingga pameran UMKM dinilai turut membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Kehadiran wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, berdampak langsung pada pelaku usaha kecil, khususnya di sektor kuliner dan kerajinan.

“Ini sangat membantu masyarakat. UMKM berkembang, penjualan meningkat, dan berdampak pada pendapatan di daerah tersebut,” jelasnya.

Adrial berharap program-program yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan ke depannya agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat di wilayah Toraja, termasuk Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa.

Di sisi lain, ia mengakui masih adanya perbedaan pandangan di internal organisasi Toraja lainnya. Namun hal tersebut dinilai sebagai tantangan yang perlu diselesaikan bersama oleh seluruh diaspora Toraja.

“Masih ada kelompok tertentu yang belum sejalan, ini menjadi PR kita bersama untuk menyatukan kembali,” ungkapnya.

Ia mencontohkan organisasi Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang mampu menyatukan berbagai daerah, dan berharap hal serupa dapat terwujud dalam lingkup masyarakat Toraja.

Sebagai organisasi payung, PMTI diharapkan kedepannya menjadi wadah pemersatu berbagai organisasi sosial masyarakat Toraja, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Selama ini, PMTI telah menggelar berbagai kegiatan di Toraja  seperti ,The Legend of Pongtiku l dan ll , Magical Toraja, festival budaya, pameran UMKM Toraya Expo, donor darah, hingga perlombaan tradisional seperti Sisemba’ dan musik bambu.

Tidak hanya itu, dibidang pendidikan PMTI juga turut hadir, dimana saat peringatan HUT Gereja Toraja ke -79, PMTI menyerahkan bantuan dana  kepada UKI Toraja. Juga beberapa Gereja di Toraja ,GMKI Cabang Toraja ,GMKI Cabang Makassar dan juga ke Panitia Perayaan HUT Gereja Toraja.

Adrial berharap, soliditas masyarakat Toraja ke depan semakin kuat sehingga seluruh potensi daerah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.(albert/yoel).

Komentar