oleh

Pejabat Eselon Pemkab Torut dapat Ilmu dari BPKP Provinsi

RANTEPAOPOS.ID-TORAJA UTARA,– Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Toraja Utara gelar Sosialisasi Planning Simda Integrated yang dipusatkan di ruang pola kantor bupati, Senin (15/7/2019).

Kegiatan itu penekanannya pada materi pembinaan SPIP dan kapabilitas aplikasi APIP yang mengarah pada  Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulsel Arman Sahri Harahap, SE., Ak., MM., CFE, CFrA, CA, QIA dalam sambuatannya menuturkan, apabila menyangkut keuangan prinsipnya adalah menggunakan praktek-praktek efisiensi dalam penggunaan anggaran, efektifitas anggaran dan peningkatan aksebilitas akuntabilitas anggaran.

“Apapun aplikasi yang digunakan oleh seluruh stakeholder, khususnya dibidang sumber daya manusia dan ketersediaan jaringan. Beberapa tahun lalu penggunaan aplikasi Simda, BPKP harus bisa mengembangkan aplikasi dengan tujuan pengawasan yang memang dirancang dalam kontrol sistem penggunaan anggaran di setiap daerah,” jelas Arman.

Amran sebut, aplikasi Simda itu berintegrasi pemaanfaatannya dan sangat membantu, apabila ada kesalahan akan mudah terdeteksi oleh sistem, informasi adalah keseharian kita sebab apabila kita tak bisa menggunakan aplikasi ini.

Diharapkan tenaga yang sudah di didik agar diberikan pertimbangan khusus oleh Bupati Toraja Utara dalam pengembangan karirnya sekurang-kurangnya tiga tahun.

“Simda perencanaan adalah alat kontrol untuk mengatur dan melihat kinerja setiap OPD/SKPD dalam pemeriksaan keuangan,” imbuhnya.  Di kesempatan yang sama, Bupati Toraja Utara DR. Kalatiku Paembonan, M. Si berharap penuh agar setiap OPD/SKPD bekerja dengan sungguh-sungguh.

Untuk itu, apa yang didapatkan melalui sosialisasi ini tujuannya untuk  memperkuat pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

“Dalam mendapatkan penguatan pengetahuan lewat sosialisasi ini sangat kita harapakan agar ke depannya dalam mengelola keuangan daerah akan lebih sebagus bagusnya,” harap bupati yang didampingi oleh kepala DPKAD Torut Matius Sampelalong.

Dalam mencapai harapan itu, kata Bupati maka peserta sosialisasi ini benar-benar serius mengikuti kegiatan dengan baik,  sebab begitu pentingnya dan kelengkapan apa yang telah dicapai selama ini.  “Saya tak ingin kita melangkah mundur, makanya dinas, kecamatan, kelurahan  dan lembang agar mempedomani sistem pengelolaan keuangan  yang didapatkan melalui sosilaisasi ini. Saya tak ingin jika ada pemeriksaan keuangan terjadi mak muncul kepanikan atau pura-pura sakit,” pungkasnya.

Usai sambutan dilanjutkan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Toraja Utara dan BPKP Provinsi Sulsel tentang Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintah Kabupaten Toraja Utara  dengan disaksikan para Pejabat Eselon II dan Eselon III lingkup Pemkab Toraja Utara.

Reporter: Basry

Editor     :  Yoel R Datubakka

Komentar