Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru, Pemkab Toraja Utara gelar  High Level Meeting TPID dan TP2DD

Torayapos.co.id-Toraja Utara,–Pemerintah Kabupaten Toraja Utara gelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD),Rabu (10/12/2025) di Art Center Rantepao.

Kegiatan tersebut merupakan agenda strategis yang bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta mempercepat penerapan transaksi digital di lingkungan pemerintah dan masyarakat.

Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong dalam sambutannya menekankan bahwa rapat tingkat tinggi ini memiliki peran strategis dalam memperkuat kesiapan daerah menghadapi potensi gejolak harga jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi adalah agenda nasional. Kita dipantau oleh pemerintah provinsi, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Kemendagri, hingga Kementerian Koordinator Perekonomian. Oleh  karena itu, komitmen kita harus solid,” tegas Bupati Frederik.

Dikatakan, meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap komoditas pangan dan daging pada momen hari raya, maka Dinas Ketahanan Pangan harus melakukan langkah stabilisasi pasokan, termasuk melalui kerja sama antar daerah seperti pasokan bawang dari Kabupaten Enrekang.

Selain itu, lanjut bupati, dalam rangka memperluas digitalisasi daerah maka penggunaan mobile banking wajib diterapkan oleh ASN, PNS, dan PPPK. Pemerintah juga memperkuat implementasi QRIS pada berbagai layanan publik, termasuk sektor retribusi.

Ditekankan, edukasi literasi keuangan dan literasi digital akan ditingkatkan melalui sinergi dengan Dinas Kominfo, media, dan perbankan. Penguatan sistem digital seperti SIPD, SIPLAH, dan MPOS terus dilakukan untuk mendukung integrasi layanan pemerintahan.

“Kita mendorong penguatan branding daerah melalui pengembangan potensi pariwisata dan kopi sebagai identitas Toraja Utara. Sebagai bentuk dukungan pelayanan publik, pemerintah memberikan izin PBG gratis bagi seluruh rumah ibadah dan sekolah di Toraja Utara,” ujarnya.

Bupati juga memberi perhatian serius terhadap peningkatan angka stunting yang terdeteksi dalam data terbaru. Ia meminta lembang, puskesmas, dan dinas terkait melakukan upaya intervensi yang lebih terarah dan tepat sasaran.

“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi dalam mewujudkan Toraja Utara yang maju, stabil, dan berdaya saing melalui pengendalian inflasi dan digitalisasi daerah,” ajak bupati.

Pertemuan ini dihadiri unsur Forkopimda, Perwakilan Kantor Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Narasumber TP2DD, Fadhil Muhammad, Manajer Implementasi & Kebijakan Sistem Pembayaran BI Prov. Sulsel, Sekretaris Daerah Toraja Utara, Salvius Pasang,  Kepala BPS Kabupaten Toraja Utara, Pimpinan Bank Sulselbar, Margaretha Toding, Pejabat Biro Perekonomian Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Irmawati Patandung, Ketua TP. PKK Kab. Toraja Utara, Damayanti B. Palimbong, pimpinan OPD, Camat, Lurah dan Kepala Lembang. (yoel).

 

Komentar