Torayapos.co.id-Toraja Utara,–Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Ajaib Tuhan gelar Ibadah Natal pada hari Jumat, 4 Desember 2025, baru-baru ini, dengan dihadiri sejumlah pendeta dan anggota jemaat dari berbagai dedominasi gereja.
Dalam ibadah natal tersebut Pdt. Dr. Ferry Rope, S.Pt,M.Th. diberikan kepercayakan menyampaikan Firman Tuhan, yang disesuaikan dengan tema “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga”.
Di depan jemaat, Ferry berbicara tentang inti natal, yakni dimana Tuhan Yesus telah lahir ke dalam dunia untuk membawa misi keselamatan bagi umat manusia.
Katanya sebagai orang yang percaya pada Tuhan Yesus, dan mau diselamatkan, maka ada tiga hal penting yang harus diketahui dan dijalankan dalam kehidupan manusia.
Pertama, tentang Keselamatan, bagaimana Yesus menyelematkan manusia dari dosa. Kepada jemaat penting periksa diri bahwa apakah sudah diselamatkan atau tidak?
Kedua, tentang Ketaatan, ketaan ini mempresentasekan seorang Yusuf. Untuk itu, jangan bicara natal jika kita tidak memilki ketaatan.
“Orang yang dipakai Tuhan bukan orang hebat, tapi mereka yang taat pada Tuhan. Orang yang taat itu selalu terhubung dengan Tuhan,” jelasnya.
Dicontohkan, Maria dan Yusuf adalah orang biasa tapi dipanggil Tuhan karena ketaatannya, itulah natal.
“Saudara tidak memiliki ketaatan tidak akan melihat mijizat Tuhan,” pungkasnya.
Ketiga, Imanuel, yang artinya Tuhan menyertai kita. Dengan peristiwa natal ada kepastian penyertaan Tuhan. Penyertaan Tuhan bukan di awal. Yesus bukan hanya memyelamatkan, Yesus naik di bukit yang disaksikan sekitar 500 orang dan pesannya, ketahuilah Aku menyertai kamu.
“Jadikan momen Natal kembali pada kepercayaan dan pembaharuan bahwa Tuhan selalu menyertai saya,” kunci Ferry.
Diketahui, GPdI Jemaat Ajaib Tuhan yang beralamat di Jalan Pahlawan No.10, Kelurahan Rantepao, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara saat ini digembalai oleh Pdt. Ir. Ester P Datubakka, anak kandung dari Alm.Pdt. Stevanus Sobon Datubakka yang salah satu misioner GPdI di Toraja dan Palopo pada Tahun 50-an silam. (yoel).






Komentar